"MUTIARA KATA"

" jangan difikir derita akan berpanjangan,
kelak akan membawa putus asa pada Tuhan....,
ingatlah biasanya kabus tak berpanjangan,
setelah kabus berlalu pasti cerah kembali...,
ujian adalah tarbiyah dari Allah..,
adakah kita akan sabar ataupun sebaliknya?,
kesenangan yang datang selepas kesusahan....,
semuanya adalah nikmat dari Allah.."

"MUTIARA KATA"

ILMU IALAH JAMBATAN UNTUK MENGHARUNGI SELAUTAN CABARAN

"MUTIARA KATA"

sayangi sebuah perkenalan kerana disitu terciptanya kemesraan,sayangi sebuah persahabatan kerana disitu terciptanya kerinduan,hargai kedua2nya kerana itulah rahmat Tuhan...

"MUTIARA KATA"

Orang yang berakal itu orang yang dapat mengawal segala sifat-sifat mazmumah (keji).-imam as-shafie-

"MUTIARA KATA"

Hendaklah akalmu berilmu pengetahuan sebelum kamu menjadi ketua, sebab setelah kamu menjadi ketua, tiada jalan lain bagi kamu mencari pengetahuan.-imam as-shafie-

"MUTIARA KATA"

Barangsiapa takut Allah nescaya tidak dapat lihat marahnya. Dan barangsiapa takutkan Allah tidak sia-sia apa yang dia kehendaki.-saidina umar-

"MUTIARA KATA"

Sesungguhnya hamba itu apabila kedatangan ujub dengan sesuatu daripada perhiasan dunia, nescaya Allah murka kepadanya hingga dia menceraikan perhiasan itu.-saidina abu bakar-

"MUTIARA KATA"

Jangan kamu mengharapkan seseorang hamba itu melainkan kepada Tuhannya dan janganlah dia takut melainkan dosanya-saidina ali-







My Photo
Name:
Location: Pendang, Kedah, Malaysia

Seorang mujahidah yang bergelar pelajar, isteri dan ibu. Masih bertarung untuk memegang segulung ijazah dari Universiti Al-Azhar As-Syarif dalam usia muda. Telah dianugerahkan oleh Allah s.w.t seorang mujahid dari Pahang Darul Makmur buat peneman jiwa, juga seorang bayi yang comel.


























Doa untuk anak soleh

Petua Dr. Fadzilah Kamsah mendidik anak.

Hentikan kebiasaan anak hisap jari

Atasi kebiasaan bayi menghisap jari

Ajari bayi gemar membaca

Gerakan Brain Gym untuk perkembangan bicara.

Gerakan brain gym untuk mengatasi air liur meleleh...

Pendidikan anak.

merangsang kecerdasan bayi

Pogram stimulasi





Cara sederhana bantu kecerdasan inderawi anak
Diusia 3-4 tahun, seorang anak sedang mengembangkan pemahaman tentang berbagai informasi yang diterima oleh indra yang dimilikinya. Pemahaman tersebut berguna untuk melatih kecerdasan inderawinya. Akan lebih baik, jika orangtua membantu anak dalam proses perkembangan inderawinya.

Selain itu, menurut dr Ariani dalam tulisannya di parentingislami, kecerdasan inderawi anak akan bermanfaat untuk membantunya memecahkan masalah. Anak dapat memecahkan masalah secara tepat dan cepat.

Misalnya jika anak paham penciuman hidunglah yang memberitahu aneka bau, maka ia bisa segera menutup hidung ketika ada bau tidak sedap, sebelum ia ingin muntah. Sebaliknya anak bisa mengenduskan hidung lebih keras untuk ’melacak’ di mana mama menyimpan kue bolu yang baru masak.

Mempermudah eksplorasi. Anak bisa mengeksplorasi lingkungan lebih cepat. Begitu diberi tahu Bunga melati kecil, warna putih, dan baunya wangi, anak bisa cepat menemukan melati diantara aneka bunga. Ia tidak bingung mencarinya, karena sudah paham bahwa ia hanya perlu mengandalkan indra penciuman dan penglihatan.

Apa yang sebaiknya orang tua lakukan?
Charles A Samith, Ph D, Pakar kajian Keluarga dan Pengembangan Manusia dari Kansas State University Cooperative Extension menyarankan tehnik-tehnik berikut ini, jika anda berencana memperkaya pengalaman kesadaran indrawi untuk si kecil:
Ciptakan berbagai pengalaman.

Ajaklah anak bersama-sama menyiapkan dan mencicipi aneka makanan, mengendus bau tidak enak atau enak, menyimak sara-suara atmosfer (tetesan air keran bocor di bak mandi, sayup kokok ayam jantan, suara ikan digoreng, suara gelegak air mendidih, dan lain-lain).

Jadikan kegiatan jalan-jalan sebagai penjelajahan indrawi. Sepanjang aman dan memungkinkan, ajaklah anak-anak menyentuh permukaan tanah,bebatuan dan batang pohon, mencium wangi daun, bunga dan tanah basah, mendengarkan kemeresak daun ditiup angin, kicau burung dan lain-lain..

Kurangi bertanya perbanyak menyerap. Ketika anak sedang asik menjelajah panca inderanya, usahakan tidak mengusik mereka dengan berbagai pertanyaan. Jika anak bicara, arahkan kembali untuk mengamati, mencicipi, membaui, menyimak dan meraba.

Menyerap dulu baru berfikir dan bercerita. Setelah anak menjelajah dengan indranya, doronglah ia memikirkan dan mengungkapkan temuannya. Kenalkan kata-kata yang bisa melukiskan apa yang anak serap lewat panca indera ( misalnya : sepatu itu merah seperti buah jambu).

Ajarkan perbedaan kadar rangsangan indrawi. Warna dan tekstur bergradasi. Bau dan rasa bertingkat-tingkat ketajamannya. Bunyi punya bermacam-macam jenis dan volume. Tunjukkan 3-5 variasi warna, tekstur, bau, rasa dan bunyi pada anak. Mintalah ia mengurutkan dari yang tertinggi atau terendah, terkuat atau terlemah.