Pogram stimulasi
| Caroline mengatakan stimulasi telah dapat diberikan pada bayi sejak masih dalam kandungan, pada usia kehamilan enam minggu dengan cara mengajak bicara pada bayi yang masih dalam kandungan serta memperdengarkan musik lembut. "Hasil penelitian membuktikan nantinya bayi akan memiliki tingkat kecerdasan atau IQ ("intelligence quotient") yang lebih tinggi 14 poin dibanding anak-anak usia sebaya serta memiliki kemampuan bicara lebih cepat," kata dia. Setelah bayi lahir, ibu atau pengganti ibu, seperti halnya "baby sitter", dapat terus melakukan stimulasi. Untuk bayi usia 0-3 bulan, stimulasi yang diberikan antara lain dengan cara menggantungkan mainan yang bisa bergerak, mengajak bicara, menyanyi, memutarkan rekaman musik, serta melatih mengangkat kepala, dada, memiringkan badan, serta tengkurap. Pada usia 3-6 bulan, stimulasi yang diberikan antara lain dengan memperlihatkan cermin, melatih tengkurap, berguling, memberikan mainan yang dapat dipegang dan diraih. Pada usia 6-9 bulan, stimulasi tetap diberikan dengan melanjutkan stimulasi sebelumnya serta melatih bersalaman, bertepuk tangan, melambaikan tangan dan menunjuk ke benda-benda yang jauh. Pada anak usia 9-12 bulan, mereka dapat dilatih menyebutkan nama-nama orang di dalam keluarga, menggelindingkan bola, serta mulai berlatih berdiri dan berjalan berpegangan, sementara pada usia 12-18 bulan stimulasi dilanjutkan dengan melatih anak menyusun kubus, balok, bermain menggunakan boneka, sendok, belajar melepas celana, baju, serta mulai berjalan tanpa pegangan. Stimulasi dilanjutkan pada usia anak 18-24 bulan dengan mengajarkan mereka menyebut nama gambar, bagian tubuh anak, binatang, serta berlatih mencuci tangan, sikat gigi, serta bermain melempar bola dan melompat. Pada anak usia 2-3 tahun stimulasi dilanjutkan dengan mengajarkan mereka mengenai kegunaan benda sehari-hari, memakai baju sendiri, menggambar garis lingkaran, serta berlatih berdiri dengan satu kaki. Sementara pada usia tiga tahun ke atas stimulasi diarahkan untuk perkembangan kesiapan sekolah anak, antara lain dengan memperkenalkan huruf dan angka serta berlatih berhitung sederhana. |
posted by awatif at 6:04 PM
